Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tawuran Berujung Penjarahan dan Teror Pembakaran, Respons Kapolres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan,Publik Bandingkan dengan Era Josua Tampubolon

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
  • visibility 166

Fto:korban dan rumahnya yang dijarah

Belawan – Aksi tawuran di kawasan Belawan kembali memakan korban. Bukan hanya bentrokan antar kelompok, insiden kali ini berubah menjadi rangkaian aksi kriminal: penjarahan, perusakan, hingga teror pembakaran terhadap rumah warga.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/4/2026) dini hari itu diduga berlangsung selama berjam-jam tanpa penanganan efektif.

Tawuran yang bermula di kawasan Titi Satu sekitar pukul 23.30 WIB, meluas hingga ke permukiman warga di Kelurahan Sicanang sekitar pukul 03.00 WIB.

Fakta di lapangan menunjukkan eskalasi yang tak terkendali. Massa tidak hanya terlibat bentrokan, tetapi masuk ke rumah warga, merusak properti, dan menjarah barang berharga.

Salah satu korban, Horas Hutahuruk (44), mantan anggota kepolisian, merekam langsung dampak serangan tersebut. Dalam video yang beredar, rumahnya tampak porak-poranda—kaca pecah, pintu rusak, dan kios dibongkar paksa.

Barang dagangan dan sejumlah harta benda dilaporkan hilang.
Kesaksian warga juga mengungkap dimensi lain yang lebih mengkhawatirkan: ancaman terhadap keselamatan jiwa. Istri korban, Klara Rosmawati (44), bersama anak mereka, disebut diancam menggunakan senjata tajam. Bahkan, pelaku diduga membawa bahan bakar jenis pertalite dan mengancam akan membakar rumah.

Tak hanya satu korban. Warga lain dilaporkan kehilangan kendaraan bermotor, mempertegas bahwa insiden ini telah bergeser dari tawuran menjadi aksi kriminal terorganisir atau setidaknya masif.
Namun, yang menjadi pertanyaan serius adalah respons aparat penegak hukum.

Horas mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan, namun tidak mendapat penanganan cepat saat situasi masih berlangsung.
“Kami sudah lapor, tapi tidak ada tindakan. Kami seperti dibiarkan,” ujarnya dalam rekaman video.

Apakah ada keterlambatan respons? Apakah patroli dan pengamanan wilayah tidak berjalan optimal? Pertanyaan-pertanyaan ini kini bergulir di tengah masyarakat.

Sejumlah warga mulai membandingkan kondisi keamanan saat ini dengan masa kepemimpinan Josua Tampubolon sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan 2023-2024, yang dinilai lebih responsif dan tegas dalam meredam konflik di wilayah Belawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Polres Pelabuhan Belawan terkait kronologi penanganan, waktu respons, maupun langkah hukum terhadap para pelaku.
Ketiadaan penjelasan ini justru memperkuat tanda tanya publik.

Jika benar aparat terlambat merespons, maka insiden ini bukan sekadar tawuran biasa—melainkan cerminan lemahnya deteksi dini, pengamanan wilayah, dan kecepatan penindakan dalam situasi darurat.
Belawan kini kembali dihadapkan pada persoalan klasik: konflik berulang, rasa aman yang rapuh, dan harapan warga terhadap kehadiran negara yang belum sepenuhnya terjawab.

Tanggapan Praktisi Hukum

Praktisi Hukum,Helmax Alex Sebastian Tampubolon SH,MH Dirut LBH Cakra Keadilan dan Hasta & Partner Law office Memberi Kritik keras terhadap kinerja kapolres Belawan saat ini,AKBP Rosef.”Masyarakat berhak mendapatkan keamanan, perlindungan diri, harta benda, dan rasa aman dari ancaman ketakutan, yang dijamin oleh negara. Hak ini diatur dalam UUD 1945, terutama Pasal 28G ayat (1) dan Pasal 30, serta UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,”tegas Alex

Selain itu juga Fungsi Kepolisian sebagaimana dalam “Pasal 2 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
Fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.,”ungkapnya

“Jadi apa tugas polisi khususnya polres belawan selama ini, kamtibmas tdk aman? Masyarakat dirugikan daripada tawuran? Polisi mewakili negara dan mendapatkan gaji dari masyarakat, apa kerjaannya?,”pungkasnya

“Ada forkompimda dan aparat lainnya kemana aja?Kok belawan di biarkan tidak aman? Apakah memang sengaja di kondisikan?,”tutup alex dengan penuh tanya

(tar)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Biaya Pengurusan SIM di Polres Binjai Capai Rp800 Ribu

    Dugaan Biaya Pengurusan SIM di Polres Binjai Capai Rp800 Ribu

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BINJAI– Dugaan adanya biaya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga mencapai Rp800 ribu mencuat di lingkungan pelayanan SIM Polres Binjai. Informasi tersebut diperoleh dari hasil penelusuran di lokasi pada Senin (28/9/2026). Dalam penelusuran tersebut, terdapat informasi mengenai dugaan adanya pemohon yang mengeluarkan biaya di luar tarif resmi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam proses pengurusan […]

  • Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day di Belawan

    Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day di Belawan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle Lipson
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Belawan, alaminews.com | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menunjukkan dukungannya terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Belawan sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah kerja perusahaan, Minggu (30/08/2026) Kegiatan Car Free Day di Belawan dihadiri oleh Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, Wali […]

  • Kanwil Kemenhaj Sumut Periksa Oknum PPPK Terkait Dugaan Pelecehan Anak Magang

    Kanwil Kemenhaj Sumut Periksa Oknum PPPK Terkait Dugaan Pelecehan Anak Magang

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

      Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial MFN di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Padang Lawas memasuki babak baru. Hari ini, Senin (13/7/2026), Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sumatera Utara menggelar pemeriksaan resmi terhadap oknum PPPK tersebut, saksi internal, dan korban berinisial SS. Berdasarkan dokumen Surat […]

  • Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Ungkap 211 Kasus Kriminal Dengan Kasus Narkoba dan Pencurian Dengan Kekerasan 

    Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Ungkap 211 Kasus Kriminal Dengan Kasus Narkoba dan Pencurian Dengan Kekerasan 

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Belawan – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi berhasil ungkap 211 kasus tindak pencurian dengan kekerasan dan narkoba mendominasi saat paparan di aula Mapolres Pelabuhan Belawan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dari total kasus tersebut, jenis kejahatan yang mendominasi adalah pencurian dengan pemberatan yang mencapai angka 77 kasus. Selain itu, terdapat pula kasus pencurian dengan kekerasan sebanyak […]

  • FKTAP Belawan Desak Tindak Lanjut RDP, Dorong Penguatan Kamtibmas di Medan Belawan

    FKTAP Belawan Desak Tindak Lanjut RDP, Dorong Penguatan Kamtibmas di Medan Belawan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Fto:Rembuk FKTAP Belawan agar Belawan Aman Damai, FKTAP Minta DPRD Sumut Tindak Lanjut hasil RDP untuk Kamtibmas Medan Belawan Belawan – Masyarakat Belawan sangat resah dengan Meningkatnya berbagai kejahatan dengan kekerasan dengan melukai korban dan merampas sepeda motor di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, FKTAP Belawan minta semua pihak baik Walikota juga Kapolda agar menindak […]

  • Menuju Kemandirian: Warga Barakuda Hidupkan Ketahanan Pangan Kodaeral I

    Menuju Kemandirian: Warga Barakuda Hidupkan Ketahanan Pangan Kodaeral I

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Belawan – alaminews.com | Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sekaligus optimalisasi program WFH (Work From House), warga Komplek Barakuda melaksanakan kegiatan kerja bhakti di lingkungan Ketahanan Pangan Kodaeral I di komplek Perumahan Dinas TNI AL Barakuda, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Jumat (22/05/2026). ‎ ‎Kegiatan […]

expand_less Back to top